18 Gambaran Neraka, Jenis Siksa Azab dan Tingkatan Neraka

18 Gambaran Neraka, Jenis Siksa Azab dan Tingkatan Neraka

18 Gambaran Neraka, Jenis Siksa Azab dan Tingkatan Neraka
18 Gambaran Neraka, Jenis Siksa Azab dan Tingkatan Neraka

Gambaran Neraka Jahanam 

Telah tersurat dalam al-Qura’an dan hadits bahwa akan ada balasan yang di alami oleh setiap manusia setelah melalui kematian. Di hari tersebut, setelah meninggal akan di bangkitkan menuju ke sebuah alam, yakni alam yang penuh
kebahagiaan ( surga ) atau menuju ke alam penuh penderitaan ( neraka ).
Pilihan alam yang akan di terima bergantung pada amal perbuataan yang mereka lakukan selama hidup neraka. sebaliknya, jika selalu menebur benih kebaikan maka balasannya adalah kebahagiaan ( surga – al jannah )
Next….

Bismillahirohmanirohim…
Sebagai manusia yang dimiliki keyakinan adanya sang pecinpta, tiada lain maha suci allah, tentu kita berharap akan selalu mendapatkan kebahagian, dan memohon untuk tiada memperoleh penderitaan ataupaun siksaan di alam neraka. Alam neraka digambarkan sebagai tempat yang penuh kesedihan, siksaa, dan penderitaan, lalu, seperti apakah gambaran neraka yang banyak di deskripsikan dalam alquran dan hadits

Image result for neraka

Dalam Al Quran disebutkan ada 7 tingkatan neraka yang di ciptakan untuk alasan bagi manusia sesuai dengan dosa dosanya

Tingkatan paling atas adalah Neraka Jahannam untuk menghukum orang-orang muslim, mukminat, mukminin yang mengerjakan dosa kecil ataupun dosa besar.
Tingkatan ke dua diperuntukkan bagi orang-orang yang mendustakan agama, disebut Neraka Ladhoh, Luza.
Tingkatan ke tiga disebut Neraka Khutamah, Hathamah, diperuntukkan bagi orang yang lalai hanya memikirkan dunianya tanpa mengerjakan kepentingan atau kebutuhan untuk ibadahnya.
Tingkatan ke empat diperuntukkan bagi orang yang tidak mau mengeluarkan zakat atau pun bagi mereka yang mengeluarkan zakat namun tidak sesuai porsinya. Neraka ini disebut neraka Sair.
Tingkatan ke lima adalah neraka Sahkhor, Saqru, yakni tempat bagi orang-orang yang tidak mengerjakan shalat, orang yang berbohong tentang keberadaan Allah, menyembah selain kepada Allah.
Tingkatan ke enam disebut neraka Jahim untuk para pendusta agama, kafir, pezina, peminum khamar dan mengerjakan apa yang dilarang Allah.
Tingkatan ke tujuh atau paling bawah disebut Neraka Hawiyah, diperuntukkan bagi orang yang matinya tidak membawa iman dan Islam.

Di setiap tingkatan tersebut ada perbedaan hukuman sesuai dengan jenis dosa yang dilakukan seseorang. Nah, berikut ini adalah sekilas gambaran azab dan siksa neraka sesuai dengan perbuatannya.

1. Gambaran Neraka yang Paling Ringan
Azab neraka yang paling ringan diberikan kepada paman nabi, ykani Abu Thalib. Hukumannya adalah dipakaikan sepasang sepatu api neraka yang membuat otaknya mendidih. Diriwayatkan saat meninggal, Abu Thalib tidak beriman kepada Allah. Tetapi semasa hidupnya, Abu Thalib selalu membantu, membela, mendukung, dan melindungi keponakannya sendiri (Nabi Muhammad). Oleh karena itu, setiap hari senin siksanya diringankan oleh Allah.

 

 Gambaran Neraka untuk Orang yang Durhaka kepada Orang Tua

Dalam hadits yang diriwayatkan pada HR. Bukhari dan Muslim dijelaskan bahwa durhaka kepada orang tua merupakan dosa yang paling besar setelah dosa syirik (menyekutukan Allah). Orang-orang yang durhaka kepada orang tuanya akan diancam dimasukkan ke dalam dua pintu neraka dan tidak akan mencium aroma surga. Hal ini dijelaskan pada sabda Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa yang membuat kedua orang tuanya murka, maka baginya akan dibukakan dua pintu neraka.” (Jâmi’us Sa’adât 2: 262).

3. Neraka bagi Pelaku Syirik

Syirik merupakan tindakan dan perilaku yang menyekutukan Allah SWT. Perbuatan syirik ada dua jenis, yakni syirik dalam Rububiyyah dan Uluhiyyah. Tindakan syirik dalam Rububiyyah merupakan perbuatan untuk menyekutukan selain Allah sebagai pengatur alam semesta, sementara syirik dalam Uluhiyyah adalah  beribadah atau berdoa kepada selain Allah. Mereka yang melakukan perbuatan syirik, akan dikekalkan di neraka, seperti firman Allah SWT:  “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga”. (Al Maidah: 72)

4. Gambaran Azab Neraka bagi Orang yang Memakan Uang Riba
Mendapatkan dan mengumpulkan harta harus berada di jalan Allah. Gemerlapnya pernak-pernik dan kemewahan dunia jangan sampai membuat kita terpedaya sehingga melakukan apa saja termasuk mendapatkan uang yang haram (riba). Riba merupakan salah satu dosa besar yang bisa membawa kesengsaraan dan membinasakan pelakunya, baik di dunia maupun di akhirat. Selain itu, untuk orang yang melakukan praktek riba juga akan mendapatkan azab dan ditempatkan di tempat yang seburuk-buruknya di dalam neraka. Dalam hadist riawayat Msulim diungkapkan bahwa Nabi Muhammad SAW melaknat orang-orang yang melakukan tindakan riba. Bahkan ditegaskan oleh Rasulullah bahwa: “Riba ada 73 pintu. Yang paling ringan adalah seperti orang berzina dengan ibu kandungnya.” (Sunan Ibnu Majah, 2275, Al-Mustadrak, 2/37 dan Syu’abul Iman, 5519).

5. Gambaran Azab Neraka bagi Seorang Pembunuh

Image result for neraka jahanam

Di dalam ajaran Islam, pembunuhan adalah hal yang tidak dianjurkan, apa lagi jika dilakukan kepada seorang mukmin yang tak berdosa. Perkara perbuatan ini akan mendapat balasan dan dimintai pertanggung jawaban di akhir karena termasuk dosa besar. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an yang bunyinya: “Barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia seluruhnya”. (QS. 5 : 32)

Ada empat macam penderitaan dan siksaan neraka bagi orang-orang yang melakukan perbuatan pembunuhan, yakni:

  • Seorang pembunuh akan kekal menjadi penghuni neraka.
  • Akan mendapatkan murka dari Allah SWT.
  • Allah akan melaknat dan mengutuk orang yang membunuh orang-orang muslim yang tidak berdosa.
  • Allah akan menyediakan tempat siksaan yang berat baginya.

6. Gambaran Siksa Neraka bagi Orang yang Meninggalkan Sholat

Sholat adalah kewajiban bagi umat Islam. Tidak mengindahkan atau meninggalkan kewajiban tersebut akan membawa kerugian, satu diantaranya adalah azab neraka. Pada peristiwa Isra’ Mi’raj yang dialami Nabi Muhammad SAW, diperlihatkanlah sejumlah orang yang dulunya berbuat munkar. Belasan orang di antaranya adalah mereka yang sering tidak melaksanakan sholat fardhu. Salat Fardu adalah salat dengan status hukum Fardu, yakni wajib dilaksanakan.

Rasulullah diperlihatkan sekelompok kaum yang membentur-benturkan kepalanya ke batu. Benturan ke batu tersebut membuat kepalanya pecah, lalu utuh kembali seperti semula. Tindakan itu dilakukan berulang-ulang. Kepada malaikat Jibril, Rasulullah bertanya: “Siapakah mereka wahai Jibril?” Malaikat Jibril menjawab: “Mereka adalah orang yang kepalanya berat untuk melaksanakan sholat fardhu.” (HR. At Thabrani)

Neraka Saqor adalah timbal basalan bagi orang-orang yang tidak melaksanakan sholat fardhu. Hal ini difirmankan Maha Suci Allah: Setelah melihat orang-orang yang bersalah itu mereka berkata: Apa yangmenyebabkanmu masuk Neraka Saqor? orang-orang yang bersalah itu menjawab: Kami termasuk dalam golongan orang-orang yang tidak mengerjakan sholat.

Penegasan hukuman bagi orang-orang yang menjauhi dan melalaikan sholatnya disampaikan oleh Rasulullah SAW ketika menjawab pertanyaan Sa’ad bin Abi Waqash. Rasulullah menjawab: Yaitu mengakhirkan waktu sholat dari waktu sholat asalnya hingga waktu sholat yang lainnya. Mereka sudah menyia-nyiakan waktu sholat dan melewatkannya, maka mereka diancam dengan neraka wail

7. Gambaran Neraka bagi Orang yang Mengambil Harta Anak Yatim

 

  Tayangkan :

Demikianlah deskripsi dan gambaran neraka yang disebutkan dalam Al-Qur’an, hadits, ataupun menurut pendapat para ulama. Semoga kita semua terhindar dari panasnya, azabnya, dan semua hal yang berkaitan dengan neraka. Amin..!!!bandarq

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*